Kolaborasi dengan Tanoto Foundation, KASN Mendorong Akselerasi Penerapan Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah

Berita
13 Sep 2023 - 03:45
Share

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menjalin kolaborasi dengan Tanoto Foundation dalam upaya mendorong akselerasi manajemen talenta di instansi pemerintah. Menurut Komisioner KASN Pengawasan Bidang Penerapan Sistem Merit Wilayah 1, Sri Hadiati Wara Kustriani, kolaborasi ini dibutuhkan demi mewujudkan cita-cita reformasi birokrasi.

“Ini merupakan kolaborasi pertama kali meskipun kita beberapa kali sudah menjadi bagian dari kerja sama Tanoto dengan instansi lain. Kita membutuhkan kolaborasi atau kerja sama dari semua pihak untuk bisa meningkatkan profesionalitas dari ASN di Republik Indonesia,” terang Sri Hadiati dalam sambutannya pada Community of Practice (CoP) “Akselerasi Manajemen Talenta dalam Pengembangan Karier PNS”, di Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2023). 

Komisioner KASN itu kemudian menyebut, pada rapat koordinasi kali ini diikuti oleh tiga pemerintah provinsi, 16 pemerintah kabupaten, dan 11 pemerintah kota. KASN sampai saat ini terus berupaya memberikan masukan desain dalam menyusun manajemen talenta sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Dengan demikian, manajemen talenta ke depannya dapat menggantikan proses seleksi terbuka yang selama ini cukup menguras tenaga, waktu, dan biaya. 

Sri Hadiati melanjutkan, melalui forum CoP ini diharapkan instansi pemerintah yang hadir dapat saling berbagi informasi termasuk jika menemukan kesulitan dalam implementasi manajemen talenta. 

“Niatnya manajemen talenta ini dibangun untuk memudahkan kita memetakan kebutuhan-kebutuhan masing-masing ASN. Ibu dan bapak sekalian, saya yakin pemahaman kita terhadap sistem merit dan manajemen makin baik, kohesif, dan kondusif.”

“Kami yakin, kami optimistis bahwa jumlah instansi yang berhasil menetapkan manajemen talenta terus meningkat. Mudah-mudahan dengan Community of Practice ini, instansi-instansi pemerintah akan berani menerapkan manajemen talenta,” Sri Hadiati berharap. 

Senada dengan Komisioner KASN, Head of Leadership Development and Scholarship, Tanoto Foundation, Michael Susanto, mengatakan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi strategi pamungkas dalam usaha penguatan kompetensi dan pengelolaan ASN di Tanah Air. Kebijakan ini dapat mendukung para ASN untuk bertransformasi sehingga potensi yang ada dapat terus dikembangkan dan dapat berkontribusi terhadap pembangunan nasional ke depannya. 

“Hal ini sejalan dengan keyakinan pendiri Tanoto foundation. Mereka percaya bahwa setiap individu termasuk tentunya di dalamnya para ASN yang mengemban tugas cukup besar bagi negara ini harus mempunyai kesempatan dalam mengembangkan kompetensinya secara menyeluruh,” ungkap Michael. 

Ia menambahkan, pengembangan manajemen talenta ASN sebagai prioritas nasional, menjadi sasaran pokok reformasi birokrasi berdampak dalam peningkatan stabilitas segala aspek kehidupan bernegara. 

“Selain itu, kami percaya akselerasi manajemen talenta akan mampu mendorong penciptaan talenta-talenta terbaik sehingga Indonesia bisa menyongsong target-target pembangunan berkelanjutan,”imbuhnya. 

Sebagai informasi, dalam forum ini juga dilakukan sharing session oleh instansi pemerintah yang telah membangun manajemen talenta, yakni Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana; Kepala Bagian Pengembangan Karir Biro Kepegawaian Kementerian Dalam Negeri, Aji Fauzi Farsa; dan Pranata Komputer BKD Pemprov Bali, I Nyoman Swantara. (NQA/HumasKASN)